Dasyatnya Media

mBah Surip
Sedang terjadi pergeseran, pergeseran yang membuat semua harus ikut berubah. Perubahan mempunyai makna pembaharuan tapi juga bermakna sebaliknya. Perkembangan teknologi informasi membawa umat manusia lebih leluasa dalam mendapatkan dan menyebarkan informasi. Secara langsung dan tidak langsung akan mengubah perilaku manusia dalam memaknai informasi.
Dalam pertengahan tahun ini, dunia dihebohkan dengan kematian si Raja Pop Michael Jackson. Dunia hari itu khususnya media dijejali dengan informasi tentang kematian di Raja Pop. Situs jejaring sosial kebanjiran update yang berisi rasa kehilangan dan kehebatan si Raja Pop. Twitter sebagai situs jejaring sosial yang masuk dalam kategori Microblogging menjadi andalan penyebaran kematian si Raja Pop. Hampir seminggu bahkan saat artikel diposting rangking/tema Michael Jackson masih terhitung tinggi (10 besar). Tidak beda dengan situs jejaring sosial yang lebih lengkap seperti Facebook. Facebook (FB) menjadi senjata ampuh untuk menggalang solidaritas dan berbagi informasi bahkan pada saat prosesi pemakaman si Raja Pop para pengguna FB bisa secara langsung melihat dilayar internet plus dapat menyampaikan pesan berkaitan dengan si Raja Pop.
Dalam minggu ini, fenomena diatas berulang terkait kepergian yang sangat mendadak sang seniman gaek yang berjuluk “mBah Surip”. Berita kematiannya sungguh mengagetkan kita semua, dipuncak popularitasnya dimana gaung lagu andalannya “Tak Gendong” masih menggema disemua media dan mulut dari anak-anak sampai orang tua. Si embah ini memang unik dan khas membuat semua orang akan ingat dengan tampilan fisik serta lagu-lagunya yang sederhana dan cenderung kocak. Baru kali berita kematian mBah Surip bisa menyaingi popularitas Michael Jackson di situs Microblogging Twitter dan Facebook. Banyak orang bule heran “Who’s mBah Surip?”.
Di ranah media elektronik, hampir semua stasiun TV memberitakan kepergian mBah Surip ini dalam porsi yang besar dan bisa menggeser pemberitaan perburuan teroris serta penyelamatan kecelakan pesawat di Papua. Media dapat mengubah bukan apa-apa menjadi sesuatu yang lebih. From Zero to Hero.
Disaat Michael Jackson sedang menari moonwalk di sana dan mBah Surip sudah pensiun menggendong tapi tertidur dengan keabadian sedangkan sayup-sayup lantunan lagunya “bangun tidur…., tidur lagi, bangun tidur…tidur lagi.
Selamat tidur mBah, I Love You Full…

I Love U Full to…
indra1082
5 Agustus 2009 at 14:26
ha…..ha…..ha..ha….
antokoe
5 Agustus 2009 at 15:18
itulah media, bisa menyembunyikan tapi bisa pula membesar-besarkan
sunarnosahlan
5 Agustus 2009 at 18:50
Media bisa merubah hitam jadi putih dan begitu pula sebaliknya..
Yang penting kita tak menelan mentah mentah apa yang di suguhkan dimedia..
Salam
Septa
5 Agustus 2009 at 19:15
tapi tanpa adanya partisipasi media, informasi tidak akan maju dan berkembang
ichsan wahyudhi
5 Agustus 2009 at 23:33
media menjadi penting ketika seseorang mencari sesuatu yang dibutuhkan, yang terkadang mengindah kan benar dan salah. hal itu mungkin saja sebagai bahan analisa maupun sebagai bahan perbandingan.
dahlan
6 Agustus 2009 at 00:34
benar dan salah pun bagaimana persepsi seorang terhadap media. persepsi itu lahir dari proses seorang belajar tentang nilai-nilai moral sebuah media
dahlan
6 Agustus 2009 at 00:39
mantap banget gara-gara tak gendong bisa dahsyat……
farus
6 Agustus 2009 at 10:13
yap, kalo ada bintang terkenal & kemudian wafat, justru makin laris aja.
kalo nyari2 di internet juga makin banyak.
waktu michael jakson wafat kmaren katanya google jadi sempet mengalami gangguan
Dhika
6 Agustus 2009 at 12:07
selamat jalan mbah surip
Billy Koesoemadinata
6 Agustus 2009 at 13:50
We love you full mbah surip…
kupatahu28
6 Agustus 2009 at 23:39
[...] seniman nyentrik mBah Surip tempo hari juga mampu merajai topik di dua situs jejaring sosial Twitter dan Facebook, bahkan di [...]
Jejaring Sosial untuk Berbagi | Tarqy dot Com
7 Agustus 2009 at 02:57
selamat jalan mbah surip…i love u pullllll……
blog walking yeeee
virmansyah
7 Agustus 2009 at 07:34
Dan hari ini …
Sang Burung Merak pun telah terbang ke alam sana …
Selamat jalan semua …
Semoga bahagia di sana
nh18
7 Agustus 2009 at 16:13
We love Mbah Surip, semoga banyak yang mengambil pelajaran dari kesederhanaan beliau yawh Pak…
Salam semangat selalu
bocahbancar
7 Agustus 2009 at 17:22
i love u full,komen di tarqy.com gak bisa dari hp.
maxall
7 Agustus 2009 at 18:22
We love you full…
AlvienRizki
7 Agustus 2009 at 18:55
bye mbah
love.. full.. semestinya..
nakjaDimande
7 Agustus 2009 at 19:12
Hebat, dari tadi blogwalking nemu gambarnya Mbah Surip mulu…Luar Biasa Mbah!! I LOVE U FULL
Stylin World
7 Agustus 2009 at 19:32
ya.. media bisa mengangkat satu nama setinggi tingginya!!
zoel
7 Agustus 2009 at 22:58
semuanya bergerak dinamis… semua berubah… itulah hidup..
muhamaze
8 Agustus 2009 at 09:10
From Zero to Hero…pokoke
dadang firdaos
8 Agustus 2009 at 21:29
saya sudah perlihatkan video tak gendhong ke temen bule saya. Kata dia lucu banget
mikha_v
24 Agustus 2009 at 08:17
hihihi…ketinggalan
ga papalah i love you fulllllllllllllllllllllllllll
qarrobin
28 Agustus 2009 at 13:30