Mimpi Ketemu Noordin
Waktu sudah menunjukkan 02.56, tapi mata masih mlototin layar TV, menunggu hasil pengepungan sebuah rumah di Beji, Kedu Temanggung, yang diindikasikan sebagai tempat sembunyinya sosok yang paling dicari di negeri ini, Noordin M. Top. Kalau ingat daerah Kedu Temanggung, pasti ada perasaan adem, dingin karena berada di bawah gunung Sumbing dan merupakan sentra penghasil tembakau.
Mata sudah terasa berat tapi keinginan untuk mengetahui hasil penyergapan begitu kuat. Tiba-tiba ada sosok yang cukup familiar, berwibawa dengan pembawaan yang tenang ada dihadapanku. Tampaknya dia sedang gundah dan dari raut mukanya terlihat jelas guratan kelelahan, dan dia bergumam,
“Perjuangan ini harus diteruskan tapi aku cukup lelah. Ruang gerakku terasa sempit dan menyesakkan. Apa mungkin ini pertanda aku harus berhenti?.”
“Berhenti apa mas?”, tanyaku, dan dia seperti kaget mendengar pertanyaanku.
“Perjuangan suci saya mas”. Jawabnya singkat.
“O… Lho bukannya perjuangan itu harus tetap diteruskan sampai cita-cita tercapai ?”. Timpalku.
“Ya !. Ini yang menjadi pemikiran saya. Banyak rekan seperjuangan saya yang sudah tertangkap bahkan mati”.
“Apa yang bisa saya bantu mas?”.
“Tidak ada !. Permisi mas, saya mau lanjutkan perjuangan saya ini, terima kasih sudah mau ngobrol dengan saya”
Lelaki itu mengangkat tas yang cukup besar dengan hati-hati dan pergi meninggalkanku sendiri. Langkahnya menghilang ditelan kegelapan malam. Saat akan beranjak, mataku menangkap sebuah benda menyerupai buku dan ada secarik kertas yang bertuliskan :
“Berbekalah ilmu yang cukup untuk mempelajari dan memaknai segala sesuatu sehingga dapat menafsirkan dengan tepat dan tidak tersesat dikemudian hari”.
Sejenak aku memcoba menelaah makna tulisan itu, tiba-tiba aku dikagetkan dengan suara menyerupai rentetan petasan serta diselingi suara dentuman kecil disusuk suara panggilan namaku begitu tergiang ditelingaku dan itu suara istriku membangunkanku karena jam sudah menunjukkan 8 kurang 9 menit.
Di layar TV berita pengepungan dan penggerebekan yang tenggarai markas teroris masih berlangsung. Dan jam 10 kurang istriku bilang “Pa Nurdin udah ditembak mati sama polisi yang ngepung”. “Masa sih ?”, jawabku dari kamar mandi. Aku tertegun mendengarnya. Dalam hati aku berdoa semoga ini awal sebuah kedamaian negeri ini.

Asli tuh mimpinya bos??
Lah…Mantab…
indra1082
8 Agustus 2009 at 14:08
Ati2 pak ntar kena ciduk juga hehehe…
kupatahu28
8 Agustus 2009 at 14:16
mumpung mimpi msh gratis
antokoe
8 Agustus 2009 at 14:45
hati-hati dengan mimpi, jangan sampai salah tafsir dengan alam nyata
sunarnosahlan
8 Agustus 2009 at 15:50
waduh mimpi ketemu ……dmn mas?
farus
8 Agustus 2009 at 19:59
kho bisa berbarengan… nurdin di kamar mandi mas anto di kamar mandi juga… masasih
dadang firdaos
8 Agustus 2009 at 21:32
SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG ‘TUK SAHABATKU TERSAYANG
I LOVE YOU PHUUUUUUUUUUULLLLLLLLLLLLLLL
KangBoed
9 Agustus 2009 at 01:05
HEHEHE.. MEMANG NYANG MATI BENERAN DIE YAAAA
KangBoed
9 Agustus 2009 at 01:06
mm… kematin Noordin banyak membuat org terhenyak y, tp knp aQ kok biasa2 aja ya… apa karena aQ tdk bernasionalisme atau jutsru tdk percaya dgn serangkaian peristiw bangsa & negra ini. Susah mempercayai bahwa Noodin org jahat sekaligus org baik, slit percaya negara ini murni memiliki teroris atau cm jd kambing hitam negara besar lainnya
sarahtidaksendiri
9 Agustus 2009 at 11:11
semua ragu kalo yang mati itu nurdin.. tunggu fakta yuridis kata kapolri..
muhamaze
9 Agustus 2009 at 19:26
Amin…
semoga yang mati beneran noordin,, kalo nggak gitu malah bosnya..
amin ya alloh
DebyPecundangSejati
10 Agustus 2009 at 08:06
Mimpi kok ketemu noordin, ketemu julia roberts dong…?
yudiasik
10 Agustus 2009 at 10:45
waaaaakaakaakakakak.. porno aaah
KangBoed
11 Agustus 2009 at 01:20
banyak ilmu biar gak lugu yang gak lucu…
masak ngebom orang gak bersalah kok jihad?
grubik
11 Agustus 2009 at 20:53
Bom bukan jalan keluar terbaik…
kesalahan presepsi….
perluasan makna jihad….
ichsan wahyudhi
12 Agustus 2009 at 01:29
salah …ternyata bukan noordin
kucingkeren
12 Agustus 2009 at 17:09
waaaaaah habat donk pak….diajari ngerakt bom nggak pak…..
salam peace
andipeace
13 Agustus 2009 at 19:25
haddiiirrrrr…
pagi2 gini.. menyambangi rumah sahabat, berharap ada secangkir kupi hangat, melawan dingin yang kian tak bersahabat…
kqkqkqkq… ngefans ma nurdin ??? sampe kebawa ke alam mimpi kqkqkqk..
cu…
perigitua
14 Agustus 2009 at 04:12
ngefan ama noordin….?
gak ah…serem, mimpi aja serem…..
antokoe™
14 Agustus 2009 at 10:16