Mas Anto BLOG

catatan langkah pikiran™

Para Pencari Tuhan vs Para Pencari Rating

with 29 comments


Kalau bulan Ramadhan itu bulan penuh berkah, pasti bukan omongan kosong. Pasti. Berkah terbaik tentunya dirasakan oleh umat yang menunaikan puasa dengan kesungguhan dan dilingkupi dengan keikhlasan. Tapi disisi lain ternyata berkah Ramadhan, bukan saja dirasakan umat muslim tapi juga umat manusia lainnya.

Jamak melihat betapa bergairahnya masyarakat menyambut datangnya Ramadhan. Motivasi menyambut suka citanya Ramadhan mungkin dibedakan dengan motivasi yang ada di otak dan hati manusia. Bagi muslim yang shaleh ini merupakan ajakan berburu pahala karena Tuhan sedang mengadakan ‘SALE.’ pahala. Dipihak lain momen ini dimanfaatkan dengan untuk menggelar SALE besar-besaran karena bulan ini apapun dijual pasti laku. Lihat suasana pasar dan pusat belanja, penuh mengalahkan masjid.

DI dunia hiburan, khusus TV, hampir seluruh stasiun TV baik nasional dan lokal berlomba menyajikan acara yang ‘tiba-tiba’ menjadi islami. Di ranah sinetronia, yang sebelumnya ceritanya sangat sekuler tiba-tiba menjadi lebih ‘islami’ dengan bertaburannya ucapan Assalamualaikum, Masyaallah, Insyaallah plus dengan wardrobe yang islami. Sah-sah saja hal seperti itu ada, tapi dari segi cerita masih kurang kreatif dan masih stereotip. Ramadhan bagi PH merupakan sebuah pertaruhan siapa yang menang dalam persaingan memperebutkan siapa pemegang rating tertinggi sinetron produksinya. Ada PH yang sudah membuat sinetron jauh sebelum Ramadhan datang. Ini sebuah pertaruhan, karena sinetronnya kalau gagal rating tidak bisa dihentikan atau diganti dengan sinetron lain seperti sinetron yang tidak berlabel ‘Sinetron Ramadhan’.

Untuk RCTI, sebagai stasiun dengan target penonton A dan B, ada Madina dan Aqso dan Assalamua’laikum Cinta (Sinemart) dan Faiz & Faiza (Rapi Film). Dua produksi Sinemart ini menyajikan cerita cinta dan tidak ada yang baru dari segi cerita, dialog maupun penggarapan. Masih dengan cinderella story, penggambarannya masih hitam putih dan label Ramadhan diwakili dengan wardrobe juga ucapan salam para pemainnya. Faiz dan Faiza, hanya mengandalkan kepolosan anak-anak dan anehnya kok diputar jam 4 pagi yang notabene, anak-anak masih tidur (pasti gak dapat kapling).

Sedangkan SCTV, masih mengandalkan MD Entertainment untuk menyajikan sinetron dengan label Ramadhan. Setali tiga uang dengan sinetron yang diputar di stasiun TV bekas kakaknya, RCTI, tidak ada yang baru. MD Entertainment masih mengandalkan gambar dengan touching digital dan tentunya zoom freeze juga ilustrasi seperti film thriller. Tapi SCTV masih memberikan sinetron dengan cerita yang Islami beneran bukan tempelan. Ada Rinduku CintaMu dan Para Pencari Tuhan (PPT), dua-duanya produksi dari Citra Sinema-nya Dedy Mizwar. Dua sinetron ini ceritanya diluar pakem sinetron lainnya. Cerita sederhana, penokohan jelas, manusiawi, masuk akal dan cerdas dialognya. Dan sinetron ini yang paling cocok disebut Sinetron Ramadhan dan yang lain adalah Sinetron Ramadhan-Ramadhan-an.

Dahulu waktu sahur tidak pernah diperhitungkan oleh stasiun TV untuk mendulang rupiah, karena siapa sih yang mau nonton acara dikala mata masih ngantuk. Tapi tradisi ini dimulai oleh ANTV beberapa tahun silam dan sekarang acara TV pada waktu sahur menjadi ajang yang sangat ketat dalam memperebutkan penonton dan pendapatan stasiun TV. Dari tahun ke tahun acara sahur selalu diisi dengan acara komedi + kuis dengan pengisi acara andalan masing-masing stasiun TV. Sekarang acara sahur masih beranjak dengan acara komedi dan jor-jor-an kuis, dan sudah membosankan, tepatnya sejak Ramadhan tahun lalu. Improvisasi dilakukan untuk acara sahur ini, tapi intinya masih sama.

Tahun lalu, SCTV berani mengambil langkah besar dengan menyajikan sinetron pada acara sahur (tapi masih ada kuisnya) dengan tajuk Sinekuis. Sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) mengalahkan kepopuleran dan rating dari acara sahur lainnya. Apa yang menjadikan PPT jadi juara?. Pertama, ceritanya diluar mainstrem sinetron lain, religi tapi tidak menggurui dan kedua, penonton bosan dengan acara komedi itu-itu saja. Ramadhan tahun ini PPT masuk ke jilid 2, ceritanya masih tentang mantan tukang jagal kesepian yang jadi merbot mushola dan tiga muridnya yang mantan penjahat, ada kisah cinta yang rumit tapi masih, masih ada sarjana komunikasi yang hidup dalam kemiskinan dan orang kaya yang sadar betul kalau dia memang kaya. Semua karakter pas diperankan oleh talent-talent yang ada dan yang paling penting semua tokoh diatas berusaha mencari Tuhan-nya dengan karakter masing-masing. Di sinetron ini tidak ada pemisahan tokoh antagonis dan protagonis. Yang membedakan PPT jilid satu dan dua adalah, di jilid dua bertebaran produk sponsor, tapi masih wajar.

Ramadhan penuh berkah, memberikan berkah ke semua orang, baik itu muslim maupun non muslim. Itu bukti kalau Tuhan Maha Adil. Biarkan stasiun TV berlomba mencari rating, karena rating adalah ‘Tuhan-nya’ bagi acara TV, sedangkan kita berlomba mencari keberkahan dari Tuhan karena Tuhan sedang mengobral keberkahan-Nya.

Written by antokoe™

15 September 2008 pada 02:21

29 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. PPT is the best so far. Ajaran religinya sangat membumi dan humanis.. Jarang aku suka tayangan lokal..

    kucingkeren

    15 September 2008 at 13:55

  2. iyah bagus koq.. walau ndak mengikuti lagi lebih detilnya

    aRuL

    15 September 2008 at 20:03

  3. siiip
    besok aku posting musik2 reliji ah

    Jiwa Musik

    15 September 2008 at 23:20

  4. Eh masih ada lorong waktu si Zidan ngak yah? aku suka banget sama sinotron itu dulu. Lucu plus banyak pesan moralnya. thanks

    yulism

    16 September 2008 at 03:28

  5. mas anto media watcher toh?
    ya moga aja sinetron yang kaya PPT yang bakal menjamur, bukan sinetron ga jelas kaya sekarang ini

    Ayam Cinta

    16 September 2008 at 04:55

  6. aduwh. gk pernah sempet nonton tipi. T_T

    duniafannie

    16 September 2008 at 06:06

  7. Ya ini salah satu tontonan favourite saya, bahkan tayangan ulangnya pas sore haripun saya masih sering tonton.
    Terlepas dari rating dls, sinetron ini tetep bagus, mendidik, segar, lucu.

    BanNyu

    16 September 2008 at 12:08

  8. sinetron ini sy suka sekali,penuh pesan moral.
    semoga aja penayangannya tulus utk itu,bkn utk mengejar Rating,kan sayang

    langitjiwa

    16 September 2008 at 12:40

  9. ya semakin kesini semoga tayangan tv kita semakin bermutu. tp tau ga sih yg bikin aq sebel? template nya itu loh sama semua, bahkan terkesan lebay. di salah satu stasiun tv yg terkenal dgn acara dangdutnya, ada sinetron yg pemeran wanitanya dipakein cadar, kesannya maksa banget, aq ga begitu suka kl udh berlebihan kyk gitu…

    sayang sekali di kosku sinyal SCTV hanya ninggalin milyaran semut alias ga ada blas jdnya ga bs ntn PPT yg tmn2 ktrku kompakan bilang BAGUS!

    hehehe kok aq malah curhat disini, yo wis mas anto dan mbak2/mas2 yg baca… salam kenal semua yaaa🙂

    pimbem

    16 September 2008 at 15:54

  10. jarang nonton tv jadi suka tulalit. ngomongin rating jg ga etis, krn pernah makan sesuap dua suap dari lembaga yg ngeluarin rating.
    yg jelas, insya allah aku mudik dari tgl 25 mpe tgl 3. mudik jg kan mas?

    bumisegoro

    16 September 2008 at 16:21

  11. Aslinya, saya agak terganggu juga dengan sponsor yang bertebaran itu :)) tapi barangkali itu sebagai salah satu cara agar iklan tidak berjejer di setiap episodenya😀

    Donny Reza

    17 September 2008 at 01:58

  12. Salam Kenal…
    Eh gak jadi ding… dah kenal, hehehehehe

    Mercusian

    17 September 2008 at 11:51

  13. sinetron?

    FaNZ

    17 September 2008 at 15:25

  14. Acaranya seh Mantap, namun seprti koment2 diatas…Iklan nya itu lohh😀 ehehehee…

    Manik

    17 September 2008 at 18:21

  15. PPT satu-satunya sinteron yang selalu saya tonton…😀

    chic

    18 September 2008 at 11:09

  16. iya, walopun saya ikut komunitas anti sinetron, untuk PPT, agak sulit bagi saya untuk ‘anti’ juga. wohoho…

    Dalila Sadida

    18 September 2008 at 18:22

  17. PPT ???
    yaa mendingan dah daripada pilem percintaan atau pelem horor !!

    goncecs

    19 September 2008 at 11:55

  18. ya ya ya sepertinya hanya cari rating

    zoel

    19 September 2008 at 23:03

  19. ga’ nonton sinetron, dan berusaha tidak menonton sinetron,
    takut dosa

    pengendara

    22 September 2008 at 10:24

  20. huehue….
    judulnya keren tuh….

    Myryani

    22 September 2008 at 17:48

  21. Acara sahur favorit saya dan keluarga nih…
    Cerita ringan, mudah dicerna namun penuh hikmah…

    Dude

    23 September 2008 at 13:04

  22. sinetron yang paling saya suka ari dulu ppt
    sama lorong waktu

    yudhi14

    24 September 2008 at 00:46

  23. Selamat idul fitri bagi yg merayakan idul fitri. Selamat berlibur bagi yg berlibur. Mohon maaf lahir dan batin.

    laporan

    25 September 2008 at 10:28

  24. saya absolutely milih PPT daripada nonton yang laen.

    farid yuniar

    26 September 2008 at 01:35

  25. posting anda di Kiamat, 21 Desember 2012 begitu bagus, namun sungguh sayang, di Pencari Tuhan vs Para Pencari Rating jauh dari pencarian Ketuhanan. Saya pikir dalam Para Pencari Tuhan anda akan mengulas tentang mengenal Tuhan dan penciptaanNya, melanjutkan tulisan tentang prediksi suku bangsa Maya ternyata, hanya sekedar mengulas sinetron TV. Sinetron2 yg ada semuanya adalah budaya pop, kalau sudah begitu ya.. hanya sekedar “kosmetik” saja atau “aksesoris”. Sama halnya dengan penceramah2 keagamaan dimanapun saat ini, mengulas/membahas untuk mengenal Tuhan hanya sekedar “kulitnya” saja.

    Fitrah manusia untuk mengenal Tuhan nya adalah naluriah dan alami, tentu saja terlebih dahulu mengenal diri sendiri.

    Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1429 H.

    Andi Prama

    26 September 2008 at 21:53

  26. memang PPT,kiamat sudah dekat dan lorong waktu merupakan sinetron yg terbaik dari yang terbaik

    aburame shino

    3 November 2008 at 16:14

  27. 2012 kalau iya itupun hanya bencana besar (kiamat kecil) saja. Kiamat belum akan terjadi sebelum Islam kembali menjadi adidaya dunia lagi yaitu Khilafah Islam.
    1. Rasulullah Muhammad saw bersabda : “Telah datang suatu masa kenabian, atas kehendak Allah kemudian berakhir.
    2. Setelah itu akan datang masa Khilafah Rasyidah sesuai dengan manhaj kenabian, atas kehendak Allah kemudian akan berakhir.
    3. Lalu, akan datang masa kekuasaan (Islam) yang terdapat di dalamnya banyak kezhaliman, atas kehendak Allah kemudian ia pun akan berakhir pula.
    4. Lantas, akan datang zamannya para diktator (mulkan ‘adludan) atas kehendak Allah ia pun akan berakhir pula.
    5. Kemudian (terakhir), akan datang kembali masa Khilafah yang mengikuti metode (jalan) kenabian…” (THR. Imam Ahmad, Tartibul Musnad, jilid 24)
    Lihat QS. An-Nuur ayat 55 ttg kemanangan umat Islam kembali dan QS. Al-Isra 1-8 ttg pengusiran Yahudi dari Israel oleh Khilafah lagi. So Umat Islam harus bertobhat dengan bersama-sama berjuang menerapkan syariat secara kaffah dalam Khilafah Islam. Suka atau tidak, berjuang atau tidak KHILAFAH akan tegak segera Insya Allah. Wass

    SyauQi_AtiiQ

    23 Februari 2009 at 11:49

  28. sungguh….. tak ada sajian sebagus dan seunik ppt ..saur terasa lebih semangat….moga aja ppt setiap tahun akan menghiasi layar kaca kita sekarang dah jilid 3 trus berikutnya…berikutnya…sampai katam alquran nantinya…amin 77x

    tunggal

    14 September 2009 at 09:11

  29. ppt jgn percintaannya yg ditonjolkan, tp bgmn si 3 pemuda mantan napi itu menemukan jalan terangnya prosesnya seperti apa, kekocakkan2 jg perlu jgn hilang. nama para pencari tuhan bukan pencari cinta.

    fachruddinzami

    14 September 2009 at 15:52


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: