Mas Anto BLOG

catatan langkah pikiran™

Menikah !

with 31 comments


Menikah. Bulan ini adalah bulan baik untuk menikah. Tiap gang atau jalan menuju perumahan/kampung atau gedung pertemuan bertengger janur kuning melengkung pertanda ada yang sedang menggelar hajatan, utamanya kawinan. Sebentar lagi akan lebih semarak dengan musim sunatan, seiring dengan datangnya musim liburan anak sekolah.

Menikah, itu hampir 10 tahun yang lalu. Sekarang sudah buah dari pernikahan itu sudah menjelma 2 manusia cantik dan ganteng yang sudah mulai bandel. Bulan ini setidaknya ada 3 temanku yang ikut menyemarakkan musim kawin akhir tahun ini. Kalau dilihat perjalanan dari teman-temanku  sampai akhirnya menikah, memiliki latar belakang dan berangkat dari motivasi berbeda.

Orang tua sering berpesan bahwa mencari pasangan hidup harus dilihat dari “bobot – bibit – bebet”. Relevankah kriteria 3B ini?. Proses awal dari sebuah perjalanan menuju pernikahan selalu diawali dengan proses inisialisasi, saling mengenal satu dengan yang lain, minimal tahu nama dan asal calon pasangan kita. Bentuk inisialisasi ini beragam bentuknya dan mempunyai kadar romantis yang berbeda menurut parameter masing-masing. Kelanjutan dari proses ini ada yang panjang bahkan ada yang sangat singkat. Kriteria 3B ada yang mengimplementasikan dalam proses ini atau bahkan mengabaikan.

Bobot – parameter kualitas diri dari calon pasangan, Bibit – parameter lain yang berkaitan asal usul calon pasangan dan Bebet – parameter sosial dari calon pasangan. Sebuah kajian yang kalau ditelaah lebih mendalam sangat relevan dalam mengaudisi calon pasangan hidup kita. “Ah… itu kan falsafah Jawa,  gue kan bukan orang Jawa”. Falsafah apapun dan darimanapun kalau ada untuk tujuan baik pasti bermanfaat.

Keputusan untuk menikah adalah salah satu bahkan yang paling penting dalam hidup seseorang. Salah satu temanku tiba-tiba ngomong “Gue mau nikah pertengahan bulan depan !”. Ungkapan yang cukup melegakan (kalau ingat umur) dan cukup mengagetkan mengingat beberapa minggu sebelum ditolak cintanya oleh pujaan hatinya. Muncul tafsiran dari ungkapan diatas. Putus asakah atau sebuah pelarian ?. Kalau sebuah pelarian, pasti akan sangat besar konsekuensinya jika energi patah hati berubah bentuk menjadi energi mematahkan hati perempuan lain. Beragam kenapa seseorang memutuskan untuk menikah sebanding dengan seseorang untuk tidak cepat-cepat menikah.

Pernah sekali waktu aku tanya ke temanku, apa parameter utama seorang perempuan cocok dijadikan istri. Bermacam-macam, ada yang karena parameter religius (ini yang paling ideal), harta, fisik, sifat dan perilaku bahkan parameter khusus yang sifatnya lebih personal. ” Saya terima nikahnya….”, itu adalah ucapan yang mengubah status orang begitu menyelesaikan ucapannya. Begitu besar beban yang ditanggungnya, terutama pertanggungjawabannya didepan Tuhan.

Mungkin faktor inilah yang membuat orang menjadi ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Menikah adalah ibadah, itu definisi menurut agama. Menikah itu untuk berbagi, emosi, kebersamaan dan kenapa orang membutuhkan teman hidup?. Untuk menutupi ketidakmampuan diri dan mungkin hanya pasangan hidupnya yang bisa menutupi sekaligus melengkapi.

Selamat kepada teman-temanku, adalah sangat pas, musim kawin berbarengan dengan musim hujan.

Written by antokoe™

15 Desember 2008 pada 02:24

Ditulis dalam sosial

Tagged with ,

31 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. buat teman2ku dendy & eno, ahmad and zainal.
    terus kapan si bluethunderheart mau menyusul.

    antokoe™

    15 Desember 2008 at 02:28

  2. Selamat Menempuh hidup baru…..buat semua my friend yang baru2 ini menikah…
    Selamat mempraktekan teori-teorinya…

    indra1082

    15 Desember 2008 at 06:32

  3. Saya menikah baru dua tahun. Setelah menikah, saya menyesal. Kok saya ga’ menikah dari dulu2. Ternyata menikah banyak sekali manfaatnya. Hidup menjadi lebih terarah…

    Farrel

    15 Desember 2008 at 15:11

  4. hehehehe menikah jelas lebih enak dan beda banget

    omiyan

    15 Desember 2008 at 15:16

  5. Wah…. keren mase…
    Ok…ok….selamat deh keluarga bahagia….
    Salam cubit buat unyilnya

    isfiya

    15 Desember 2008 at 16:39

  6. 10 taon waktu yg sangat panjang mas🙂 hebat……

    Alexhappy

    15 Desember 2008 at 17:18

  7. aku kapan ya ktmu sm …

    ria manies

    15 Desember 2008 at 19:26

  8. iya saya setuju banget kalo kawin itu harus memperhatikan 3 B itu, kalo nggak suka nyesal belakangan.

    boyin

    15 Desember 2008 at 20:37

  9. dah 10 tahun, gw baru 5 bulan mas… kalo orang bilang masih freshgraduate.. heheheheh makasih ya ydh mampir.

    Resi Bismo

    15 Desember 2008 at 21:00

  10. hehe…*tunggu aj mode on*
    hahahahahahaha…
    selamat dech buat semua yg udah mau nikah…semoga Allah senantiasa merahmati mereka semua…amin

    sarahtidaksendiri

    15 Desember 2008 at 21:06

  11. apakah benar bulan ini bulan baik… andaikan iya… siapa ya yang mau saya jadikan pendamping hihihihihihi

    phitoosh

    15 Desember 2008 at 23:06

  12. dingin.dingin begini,asyik tuch.hehe….minum kopi maksunya.hehe..

    langitjiwa

    16 Desember 2008 at 00:34

  13. thanks dah berkunjung

    desbieandy

    16 Desember 2008 at 00:58

  14. selamat buat yang mau nikah…kapan saya nyusul ya ???

    gusthy

    16 Desember 2008 at 03:11

  15. Oh menikahlah dengankuuuu..

    Oh bahagialah selaaamaaaanya

    Sepenggal lirik dari Java Jive..
    Hmm jadi ngayal nih kapan ya ada yang ngajak nikah hahahahaha.. Just kidding..

    Buat sie menikah hanya untuk sekali seumur hidup..gak mau buru buru karena mengejar target usia apalagi karena terpaksa xixi emang jaman Siti Nurbaya..:-D

    Salam kenal ya!

    Sassie Kirana

    16 Desember 2008 at 05:47

  16. Eh iya nambah satu lagi..
    Jangan Sampai menikah karena MBA he he he

    Jaga hati, jaga diri, jaga pergaulan..

    Pesan ini disampaikan oleh sassie kirana hue hue hue..

    Sassie Kirana

    16 Desember 2008 at 05:50

  17. iya siy banyak yang nikah, tapi kalo di jakarta kayaknya tiap weekend juga banyak yang nikah deh, karena sangking banyaknya manusia di sana

    kishandono

    16 Desember 2008 at 06:20

  18. Menikah….!!! Lah …
    Apalagi yang ditunggu bila pekerjaan sudah punya, rumah dan furniturnya sudah ada.
    Kata-kata ini, pernah diucapkan oleh atasanku, 13 tahun yang lalu. Saat itu, statusku bujangan dan dia blum tau kalo Aq dah punya calon.
    Aq tidak banyak cakap, hanya menunjukkan cincin di jari manisku kepada atasanku.
    Dia terdiam sejenak, kemudian dia bilang ” Ya… sudah. Kapan tanggal mainnya pernikahannya ?”.
    “Bentar lagi, Dan. Bulan Mei 1996” jawabku singkat.

    Ach… koq jadi cerita… tempoe doeloe.
    Maaf terbawa arus…
    Salam untuk keluarga.

    cenya95

    16 Desember 2008 at 08:26

  19. bluethunderheart mau nikah??? kapannnn??? weeyy.. mantaffff..:mrgreen:

    cantigi™

    16 Desember 2008 at 09:45

  20. sahabat
    menikah adalah kerinduan untuk menjalani kehidupan ini dengan indah
    lalu bagaimana denganku yang masih sja melajang
    ini jelas bukan pilihan
    tapi menunggu sosok yang tepat pada waktu yang tepat adalah jalan kesabaran

    sahabat, musim hujan adalah sebuah pesan
    bahwa jika kita tlah menikah tentunya tak lagi kedinginan

    aku baru datang lagi nih🙂

    achoey

    16 Desember 2008 at 09:47

  21. mas aq minta sesuatunya dari blog…namaq juga anto.heehe.tapi dah ta ambil kq.mkasih yah…doakan aq moga cepet nikah juga….

    jalanterjalmendaki

    16 Desember 2008 at 11:37

  22. blue ? menikah ? hah, kapan ? bener apa gosip nih ?

    goenoeng

    16 Desember 2008 at 19:59

  23. Menikah ma musim hujan ada hubungan apa yaa hehe….
    Selamat menempuh hidup baru bagi yang baru memasukinya, semoga langgeng ampe kakek-nenek, amien

    Rita

    17 Desember 2008 at 06:45

  24. Menikahlah maka kamu akan menjadi kaya…..

    pernah lihat judul buku kayak gitu dulu…hehe

    dan Alhamdulillah setelah menikah saya mempunyai harta yang tak ternilai, yaitu istri saya…hehe

    rayearth2601

    17 Desember 2008 at 07:43

  25. Menikah..ditentukan oleh garis hidup.

    Saya percaya akan takdir itu🙂

    Rajawali kecil

    17 Desember 2008 at 11:00

  26. hayyo…siapa lagi yang mau nyusul….enak lo…hehehehe

    Mas Indra

    17 Desember 2008 at 11:14

  27. wew….
    postingannya ngebuat saya mupeng nih…

    bisa ga ya nyari istri dari blogging? hehheee

    dhedhi

    18 Desember 2008 at 19:09

  28. pengeen nikaaahhh…😀

    INDAH REPHI

    19 Desember 2008 at 15:55

  29. ayo…kawin….eh nikah ding! :mrgreen:

    sayatan sang penyair

    19 Desember 2008 at 16:18

  30. Kunjungan balik bro…
    Sy setuju dngn pendapatnya Sassie Kirana,kalau nikah gak terburu karna umur,truz nikah kok karna MBA gak bangetzzz…
    Btw,sy jg pingin nikah ni…
    Doain ya teman2 blogger smua,dtahun 2009 ni sy bisa nikah.amien….🙂

    Tiya

    1 Januari 2009 at 20:26

  31. aq minta kata-kata di aboutnya.mkasih

    Isy Kariman Au Mut Syahidan

    3 Maret 2009 at 02:01


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: