Mas Anto BLOG

catatan langkah pikiran™

Harus Bisa !

with 23 comments


Judul posting kali aku ambil dari judul buku karangan Dino Pati Jalal sang juru bicara Presiden SBY, khusus masalah luar negeri. Kebetulan di kampusku mendapat paket beberapa dus yang isinya buku tadi.

Walau belum membaca sampai tuntas, tapi dilihat dari beberapa sisi buku ini mempunyai arti. Yang paling kental adalah nuansa politis menjelang pilihan presiden 2009. Dalam buku itu dituliskan hal-hal yang berkaitan gaya kepemimpinan SBY, pemikiran-pemikirannya, komunikasi dengan menteri-menteri, pejabat-pejabatnya dan rakyatnya serta lawan politiknya. Yang pasti hampir tidak ada yang bernilai negatif, malah lebih kepada pujian. Mungkin ini adalah bentuk kekagumannya penulis kepada SBY.

Hampir semua [calon] pemimpin yang maju pada pilihan presiden 2009 membuat sebuah cara menyampaikan programnya atau visinya. SBY sebagai incumbent mempunyai kemudahan dalam ‘kampanye’-nya. Penurunan harga BBM sampai tiga kali, menjelang pemilu, sangat mungkin menjadi ‘alat’ kampanye dan bagi lawan politiknya bisa menjadi amunisi untuk mengkritisi. Tapi di Indonesia kalau sudah naik, ‘pamali’ kalau turun lagi, tapi kasus BBM (3 kali turun) menjadi sebuah perkecualian karena secara logis memang harga mentah dunia anjlok (uh…kebetulan). Padahal waktu dulu BBM naik ribut, giliran turun ….

Sampai detik ini belum ada calon presiden yang benar-benar baru, semuanya stok lama, dan masih ngotot maju walaupun pemilu kemarin sudah keok. Ada ‘pemain’ baru tapi semuanya masih bisa dikatakan  sebagai ‘penggembira’, tidak cukup modal (materi dan dukungan partai). Hal ini sangat bagus paling tidak sebagai motivator untuk memilih pemimpin masa depan.

Apapun dilakukan, yang biasa tidak ngomong, mulai ngomong bahkan mau diwawancara di TV bahkan sampai 2 episode. Bersafari politik ke daerah-daerah, rendevous ke makam raja-raja Majapahit, wali-wali, dari pesantren satu ke pesantren lain. Itu yang dilakukan calon pemimpin kita. Dilingkungan kita semarak dengan spanduk, pamflet  calon wakil ‘rakyat’. Mungkin semuanya berprinsip seperti judul buku tadi “HARUS BISA!”. Bisa ngapain ?.

Tahun 2009 ini, para calon wakil/pemimpin kita bertarung demi kedudukan dan pastinya materi serta sedikit pengabdian. Banyak yang memprediksi golput-lah yang bakalan menang, walaupun adalah ancaman fatwa, golput itu haram (masa bodo ah…).

Tahun ini mungkin aku gak bisa ikut nyoblos, karena sudah 2 kali pilkada gak dapat kartu pemilih. Ada salah pendataan. Satu sisi ada untungnya karena bingung mau milih apa, sisi yang lain gak seru juga kalau gak ikut pesta 5 tahunan. Hidup golput. Yang penting Harus Bisa. Bisa rutin ngisi blog ini dan silaturahmi dengan para blogger.

Written by antokoe™

14 Januari 2009 pada 23:01

Ditulis dalam pemilu, politik

Tagged with , , , , ,

23 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yang Penting Party nya bos…ngomong-ngomong mana bukunya bos??

    indra1082

    15 Januari 2009 at 08:10

  2. Bener banget, Mas… jarang banget ada wajah-wajah baru dalam ranah politik Indonesia. Yang keliatan ya itu lagi, itu lagi…. Seandainya negara kita dipimpin oleh Presiden yang usianya di bawah empat puluh, kira-kira gimana ya?🙂

    jeunglala

    15 Januari 2009 at 09:42

  3. semoga monoton segera berakhir dan di gantikan dengan yang bisa di pertanggung jawabkan ..

    semangat dan terus semangat demi orang banyak …..

    ku percayakan pemimpin yang Tahu diri…

    doelsoehono

    15 Januari 2009 at 10:24

  4. Semua Orang berlomba2 ingin jadi presiden ya… berarti memang enak jadi presiden ya?? walaupun sebenarnya nggak enak karena menanggung beban masyarakat… golput.. enggak… golput… enggak… bingung… liat aja ntar ah…🙂

    bujanglahat

    15 Januari 2009 at 11:14

  5. Komunikasi politik merupakan sebuah tantangan dan perlu dimodernisasikan sehingga tingkat keperdulian politik masyarakat meningkat.
    Sy pilih orang yang perduli terhadap lingkungannya.
    Salam

    cenya95

    15 Januari 2009 at 13:04

  6. saya paling benci kalo pernah menjabat tapi masih berkoar seolah-olah dia dulunya tuh bener padahal dulu gagal maning kalo dibandingkan sekarang masih mending ibarat saya kasih nilai Dulu 25 sekarang 75…ya cukuplah. hehehe

    omiyan

    15 Januari 2009 at 14:01

  7. yang mengherankan tuh, dulu udah kalah kok nyalonin lagi..la emangnya judi bola apa? tapi bener ngebolg lebih penting dari nyoblos…heee

    boyin

    15 Januari 2009 at 14:14

  8. aneh bin ajaib cara calon pemimpin Indonesia ini berkampanye. Masa’ pas mau pemilu saja rajin berziarah ke kuburan. Kelihatan bagt ga realistisnya..mungkin dianggapnya orang Indonesia ini bodoh apa ya… wallahu a’lam..

    fachri

    16 Januari 2009 at 09:43

  9. Hehehe
    Ini buku Pro SBY🙂

    achoey

    16 Januari 2009 at 09:47

  10. dekat ke pemilu,SBY makin giat nurunin harga BBM lah PLN lah….yah buat “wong cilik” kaya’ aq ini ga’ peduli politik yg penting bisa makan…..

    mel

    16 Januari 2009 at 12:08

  11. Alhamdulillah gak dapat kartu pemilih ya? : D

    Terlepas dari semuanya kata “harus bisa” memang banyak diperlukan dalam hidup ini kan?

    makasih kunjungannya…

    ernalilis

    16 Januari 2009 at 13:44

  12. wadohh,, liat dong bukunya..

    nana

    16 Januari 2009 at 15:29

  13. jadi pengin baca nih,,

    kahfinyster

    17 Januari 2009 at 08:02

  14. penasaran nih…

    mo ikutan baca juga🙂

    arieyanie

    18 Januari 2009 at 18:41

  15. ada baiknya bangsa ini berkaca kali ya..dari semua calon yang ada (wajah lama yang keok) ada yang gencar kampanye melalui media TV dan tak ada yg sadarkah bahwa Ia biang keladi dibalik kerusuhan beberapa tahun silam ?? politik2 bagai sebuah pesta dalam luka rakyat…

    riez1929

    18 Januari 2009 at 20:03

  16. tapi sayang nya anggaran mbeli buku gw bulan eni udah kbeli bwat komik kambing jantan…

    bulan depan gw usahain.

    cuma negor n ade post baru tuh di blog gw.

    rocknoida

    19 Januari 2009 at 20:40

  17. Makin mak nyus aja ne….😀

    Fahrisal Akbar

    19 Januari 2009 at 23:11

  18. nggak usah dipikirin dan nggak perlu dibawa pusing, mendingan mikir gamana caranya nyenengin anak, istri, teman dan orang lain sekitar kita, bener kata sampeyan “masa bodo ah”, toh nantinya yang seneng dia juga kan, biarin aja

    giarto

    21 Januari 2009 at 08:40

  19. Wuih! Ini buku karya Pak SBY, ya pak? Wuah, ternyata presiden kita ini serba bisa, ya? Selain jadi presiden, ia juga seorang penulis, bo! Wuih, huebat bangets, coy!

    gaulgitu

    8 Februari 2009 at 14:18

  20. alamat saya d medan,, dimana sekarang saya mendapatkan buku karangannya pak dino pati jalal

    arisman muhardi

    8 Februari 2009 at 17:50

  21. saya sangat mengagumi bapak SBY yang mana beliau dapat mengambil keputusan yang sangat cepat dan tepat.
    bapak SBY saya dari SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASAYARAKAT DESA dan jurusan saya adalah ilmu pemerintahan, saya pengen ketemu bapak SBY ingin berdiskusi tentang pemerintahan

    hendryansayah

    12 Maret 2009 at 11:34

  22. pak SBY saya minta bapak bisa datang ke yogyakarta ke kampus saya untuk memberikan aspirasi bagi saya dan teman2 agar kami bisa berprestasi.
    hormat saya pak henry

    hendryansayah

    12 Maret 2009 at 11:41

  23. wah bagus bnget tuh bukunya boleh baca donk……..

    reno orcylla renthy shine

    18 Juli 2011 at 19:47


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: