Mas Anto BLOG

catatan langkah pikiran™

Hak Politik atau Hati Nurani

with 18 comments


Terlalu lama blog ini nggangur sampai pas nengok ada yang mampir, dan kasih komen “kenapa gak nulis tentang kampung halamanku lagi”, begitu yang ditulis oleh Ndoro Seten. Betul kata mas Ndoro Seten, sepertinya kampung halamanku merupakan sumber inspirasi untuk ditulis. Tapi aku janji suatu saat pasti akan nulis.

Tapi, detik ini yang menjadi rerasanan yang paling panas, ya contren-mencontreng. Indonesia hari ini sangat semarak atau semrawut dengan atribut parpol. Di setiap bagian dilingkungan kita penuh tertempel wajah-wajah tersenyum atau wajah penuh jaim, seolah menyapa dengan ramahnya dan diharapkan membekas dalam benak dan diharapkan memerintahkan kepada otak kita agar pada tanggal 09 April 2009 namanya dicontreng.

Sejujurnya masih banyak masyarakat yang masih bingung dan menuju ke sebuah keputusasaan tentang bagaimana menyalurkan aspirasi politiknya. Dengan segambreng jumlah parpol dan ribuan calegnya. Berarti jumlah penghuni rumah sakit jiwa akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, karena akan banyak orang stress karena tidak kepilih jadi anggota legislatif. Tapi percayalah embel-embel “caleg” akan melekat cukup lama pada yang tidak kepilih, seperti tetangga sebelah rumah.

Pernah juga kepikir, gimana rasanya nyaleg?. Tapi sayangnya partaiku gak lulus verifikasi KPU, jadi mau milih aja tapi milih apa dan siapa?. Kata iklan partai di TV, masa begitu banyaknya caleg gak ada yang baik?. Tapi banyak yang meyakini pemilu 2009 ini, partai golput-lah (gak lulus verifikasi KPU) yang akan menang.

Omong-omong soal indikasi golput, minggu lalu aku jadi notulen rapat dadakan di sebuah hotel di Jakarta Pusat. Kebetulan yang mempunyai hajat adalah seorang ulama yang cukup dekat dengan ring satu (RI1). Secara jelas beliau memberikan indikasi terburuk (menurut intelijen) tentang pemilu tahun ini. Di tengah panasnya perpolitikan hari ini, akrobat para tokoh politik seolah-olah tidak melihat realitas masyarakat di tingkat bawah. Tapi masyarakat kita sudah mulai pintar dan realistis. Karena mereka lebih memikirkan besok bisa ngebul gak dapur dirumahnya dan masa bodo dengan politik.

Mantan caleg tetangga sebelah rumah pernah nanya gini.

“Mas pemilu mau pilih apa?”.

“Golput bang !”, jawabku.

“Rugi lo mas kalau gak milih, kita sebagai warga mayoritas jangan sampai kalah sama yang minoritas”.

Terpikir juga omongan terakhir ini. Kadang sebagai warga mayoritas merasa sudah terwakili, tapi sebagai warga minoritas tidak memilih berarti kepentingannya tidak akan terakomodir (rugi), setidaknya dalam sistem dan mungkin akan eksistensinya akan terganggu.

“Kalau pas pemilu presiden, kira-kira mau pilih siapa mas?”.

Aku hanya nyengir mendengar pertanyaan itu. L4, lu lagi lu lagi. Terlintas dalam otakku nama selebritas parpol, SBY, Mega, JK, Wiranto, Prabowo, HNW, HB X sampai jenderal Naga Bonar. Hebat Indonesia, 10 tahun reformasi bisa melahirkan banyak calon presiden dan caleg dari tukang koran sampai pengusaha. Di negaranya Obama aja gak seheboh disini.

Bangun-bangun eh bangun-bangun hari ini kampanye, lumayan dapat kaos dan duit…………………………………………..

Written by antokoe™

15 Maret 2009 pada 23:23

Ditulis dalam pemilu, politik

18 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Sayangnya KPU kurang serius dalam menangani penyediaan surat suara. Banyak surat suara yang rusak dan pendistribusian yang masih tersendat di daerah-daerah terpencil. Kalo sampai hari H belum tersedia mungkin banyak suara yang akan hilang karena kesalahan distribusi dan pencetakan surat suara.

    Btw, Saya kok malah belum dapet kartu pemilih ya…. kalo ga dapet berarti golput nih….

    dwiprayogo

    16 Maret 2009 at 00:19

  2. Wah… bingung kalau ngurusin + mikirin yang seprti ini..

    mamas86

    16 Maret 2009 at 06:42

  3. hemmm…. kok nuansanya pemilu sekarang golput yahhh…😛

    ria manies

    16 Maret 2009 at 10:46

  4. sampeyan nyentang di mana kang?
    mudik Magelang mboten?

    Ndoro Seten

    16 Maret 2009 at 11:39

  5. Golput Dosa!

    Trus kalo KPU gak ngikutin kita di DPT gimana ya?

    Berarti Pemilu Penyebabnya orang bikin dosa, dan yang nyebabin orang bikin dosa itu Setan Jadi KPU = *******

    Aku gak nulis apa lo ya….Saya mampir nich…..

    M. Surya Ikhsanudin

    16 Maret 2009 at 12:42

  6. ya bro
    golput itu mati harapan
    dan kalau harapan mati, maka seolah kita tak hidup lagi

    achoey

    16 Maret 2009 at 23:13

  7. Salam
    halo saya mampir nie🙂

    Ah pemilu ya? muales re..😀

    nenyok

    17 Maret 2009 at 09:28

  8. saya jg ngarep ne dapat kaos ma duit dari kamapanye.. hahahahah

    zoel

    18 Maret 2009 at 08:04

  9. sebenernya, selain dpt kalos dan duit gratis, ada juga sumber duit saat pemilu ini. itu poster n baliho2 nya asyik tuh kalo diduitin..dikilo di jual ke tukang loak… hahahaha

    kucingkeren

    18 Maret 2009 at 11:26

  10. cie..HANURA nih ceritanya???

    kenangamu

    19 Maret 2009 at 10:43

  11. golput aja, biar pemerintah sadar , kalo demokrasi itu gagal

    fari!

    19 Maret 2009 at 20:41

  12. golput itu pilihan…😆

    Menik

    20 Maret 2009 at 08:50

  13. kalau pemilu kali ini banyak yang golput, karena memang rakyat sudah apatis dengan tingkah polah para politisi yang tidak pernah memikirkan nasib rakyat …

    joe

    21 Maret 2009 at 07:09

  14. HAti NURAniyeeeeee………..
    WKKAAAAK…… 😆

    hastu

    25 Maret 2009 at 16:02

  15. hehehe…..jangan golput lah rugi……

    oke…oke…

    genigunungpati

    26 Maret 2009 at 13:14

  16. sekedar berbagi cerita
    sudah lama aku tak berkunjung ke kaplingan anda
    salm dari sesama blogger🙂

    tukyman

    27 Maret 2009 at 11:24

  17. gimana mo nyontreng klo di paksa golput oleh KPU?

    tapi percuma juga sih nyontreng Caleg yang memang tidak kenal dan cuma mau turun ke Rakyat klo memang mau Pemilu saja.

    nando

    22 April 2009 at 09:06

  18. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

    dir88gun2

    2 Juni 2009 at 14:29


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: