jump to navigation

Setelah SMS Layar Merah, terus apalagi? 12 Mei 2008

Posted by antokoe in sosial.
Tags: , ,
5 comments

Tadinya aku, gak berniat ikutan posting masalah yang lagi jadi BOTD di WP, SMS Layar Merah. Waktu membaca ada teroris baru yang bernama SMS Layar Merah aku kaget dan bingung. Sekarang jadi teroris gak usah ngrakit bom terus ledakin diri dan korban berjatuhan, tapi cukup melempar isu lewat posting di blog dan para blogger akan mampir, kasih komentar, balik ke dasboard WP, tulis posting baru tentang isu tadi plus ditambah bumbu penyedap, dan akan disantap oleh para blog walker dengan lahapnya.

Kalau flashback ke belakang, isu SMS Layar Merah ini bermula dari hebohnya kemunculan operator selular baru yang bernama AXIS. AXIS dalam promonya menggunakan angka yang kalau disambung mengandung deretan angka 6, dan semua percaya angka triple 6 adalah angka setan. Angka triple 6 diyakini dunia barat, dunia barat identik dengan agama Kristen, maka berkembang menjadi isu AXIS adalah perwujudan (atau apa) gereja setan. Isu ini berkembang dengan bumbu penyedap no.satu, plus ditambah berita dimedia lokal, bahwa sudah ada kejadian setelah menerima sms, orang mati. Terus sms seperti yang bikin orang jadi mati, itu lho sms merah.

Kebetulan, selain suka baca koran normal, aku juga berlangganan majalah yang membahas investigasi supranatural. Di majalah yang aku baca, bahwa metodologi dukun dalam melancarkan santet bukan lagi seperti yang sering dilihat di sinetron atau film misteri tapi sudah menggunakan perangkat canggih, seperti ponsel. Karena cara kerja santet adalah mempengaruhi/mengacau pikiran orang sehingga orang akan melakukan hal yang diluar akal sehat, misal menabrakan diri ke pohon atau apa saja. Itu pernyataan dari pada dukun santet,  katanya.

Diposting blog tetangga, bahkan sudah ada membahas sms merah ini secara ilmiah. Bahkan karena ingin mengejar trafik blog, ada yang ngaku bahwa dirinya yang pertama kali melempar isu ini, dan dia minta maaf jika masalah ini jadi berlarut-larut. Setelah dibaca, ternyata hanya katanya.

Isu seperti ini sebenarnya berkembang seperti bola salju dan reaksi berantai. Dan aku yakin setelah ini akan muncul isu-isu lain yang akan menggantikan BOTD blog kita. Selama orang masih berpikir pendek dan paranoid maka isu-isu baru akan dilahap dengan nikmat para blog walker.

Untung ponselku masih jaman jebot, belum warna, jadi aku terima sms dengan layar putih dan tulisan warna hitam. Kalau punya blog walker, sudah pada warna ya…… ?

Kalau Patah Hati, Terus ……. 11 Mei 2008

Posted by antokoe in intermezo.
Tags: ,
5 comments

Siang itu tidak biasanya Trisno minta ketemuan di warung bakso Mas Slamet dekat kampus. Katanya ada yang mau diomongin, penting. Atie berpikir kok tumben-tumbenan, biasanya kalau ada yang penting pasti datang ke rumah. Atie jadi tidak konsen nyimak kuliah Sistem Pakar hari itu. Langsung aja setelah bubaran kuliah, Atie langsung meluncur ke tempat ketemuan dan Trisno sudah nunggu. Dimeja sudah ada Teh Botol dan bungkus rokok, yang menurut perkiraan Atie sudah kosong.

“Udah selesai kuliahnya ?”

“Udah !. Ada apa sih kok kayaknya penting banget ?”

“O, ya mau minum apa ?”

“Teh Botol aja pakai es”.

Trisno langsung memesan ke Mas Slamet, pesanan Atie tadi. Tidak lama pesanan datang, Atie menunag Teh Botol ke gelas yang berisi es batu dan mulai minum. Dengan raut wajah serius yang cenderung tegang, Trisno menata hati dan kontrol otak agar apa yang mau diomongkan keluar dengan sempurna.

“Gini Tie….., ….”. Serasa ada yang nyumbat tenggorokan Trisno, hingga omongonnya seperti ketelan.

“Aku mau kita putus !”. Itu kalimat yang keluar dari mulut Trisno, dan meluncur sangat cepat seperti ada roket yang mendorongnya.

“Apa……….!. Uhuk..huk..huk.. “. Atie batuk karena keselek minuman yang disedot bersamaan kalimat putus yang terlontar dari mulut Trisno.

“Ya !, kita putus…!”

“Kenapa……..?”. Mendadak kedua mata Atie berkaca.

“Aku rasa hubungan ini tidak bisa diteruskan.., bukan karena orang ketiga, empat atau sepuluh, cuma aku rasa lebih baik hubungan ini sampai disini. Jujur aku masih sayang dan aku yakin kamu juga”

“Terus kalau kita masih saling sayang, kenapa kita harus putus ?”

“Itu yang aku rasa sampai sekarang aku nggak yakin dengan ini semua. Ternyata hubungan pacaran tidak sesederhana kalau kita bilang sayang”.

“Aku masih nggak ngerti….”. Air mata Atie sudah mulai meleleh, sementara wajah Trisno kelihatan tegang. Kalau ditilik kebelakang, hubungan Atie dan Trisno sebetulnya berjalan biasa saja bahkan cenderung minim konflik. Mereka kemana-mana berdua bahkan nyaris tidak pernah terlihat sendiri-sendiri. Dan berlangsung hampir satu tahun tepatnya 11 bulan kurang 5 hari.

“Aku bosan dan hambar dengan hubungan kita Tie. Aku butuh suasana yang lebih menantang. Maafin aku Tie, mungkin ini menyakitkan kamu, tapi aku harus ambil keputusan ini untuk kita. Sekali lagi aku minta maaf, karena masalah ini nggak aku omongin sebelumnya sama kamu. Mudah-mudahan kamu dapat ganti yang lebih dari aku.”

Air mata Atie makin deras keluar, tapi Atie berusaha menekan suara tangisnya biar tidak terdengar orang disekitarnya.

“Sekali lagi aku minta maaf, Sorry aku nggak bisa nganter kamu pulang”. Setelah itu Trisno meninggalkan Atie sendiri tapi sebelum menuju motor Trisno membayar Teh Botol ke Mas Slamet. Mas Slamet menerima uang dari Trisno, tapi mukanya kosong, karena secara tak sengaja mendengar pembicaraan Trisno dan Atie. Kesadarannya terusik oleh suara tarikan gas motor Trisno. Setelah Trisno menghilang ditikungan jalan, buru-buru Mas Slamet mengambil tisu dan diberikan ke Atie.

Atie masih merasa ini mimpi, rasa tidak percaya, masih mengelayut dibenaknya. Teganya Trisno mengakhiri hubungan yang dibina hampir setahun. Dalam suasana hati dan pikiraan yang kacau, Atie beranjak dan ngeloyor pergi tanpa permisi dengan Mas Slamet. Kebetulan ada taksi kosong lewat, Atie memberi kode ke taksi, berhenti, masuk.

Patah Hati. Dua kata yang bermakna menyakitkan. Bukan fisik, tapi hati. Sakit hati parameternya absurd. Kata Meggi Z, “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati”. Sesakit itukah hati kita kalau patah hati ?. Rata-rata akan menjawab “Ya”, walaupun kadar sakit yang dirasakan setiap orang berbeda. Sakit hati berhubungan erat dengan perasaan. Selama perasaan masih mendominasi hati, maka sakit hati sembuhnya akan lama, menjadi akut, bahkan permanen. Formula yang tepat untuk mengatasi sakit hati karena patah hati adalah adanya keseimbangan perasaan dan akal sehat. Orang bilang perempuan lebih sering menggunakan perasaannya sedangkan laki-laki akal sehatnya.

Terus kalau patah hati, harus gimana dong ?. Bunuh diri, cari pacar baru atau nangis semalaman ?. Kalau putus pacaran untuk mengurangi sakit hati apa yang harus dilakukan ?. Membuang semua barang kenangan sewaktu pacaran, mungkin salah satu cara. Kalau barang itu berharga apa harus dibuang, misalnya cincin. Kembalikan saja atau berpikir lebih ekonomi, yaitu jadiin duit alias dijual. Kalau cincin, kalung, gelang atau perhiasan lain yang tentu dari jenis berlian, emas atau perak tentunya nilai ekonomis kelihatan, apalagi sekarang.

Ada berita menarik, bagi yang mau jual atau melelang barang-barang kenangan yang mengingatkan kita sakit hati, kunjungi saja situsnya di www.exboyfriendjewelry.com. Ini bukan promosi atau aku beraffiliasi dengan pemilik situs, tapi hanya untuk informasi. Mungkin ada yang waktu pacaran dulu, dikasih berlian, emas atau barang berharga lain. Sakit hati hilang dan uangpun datang.

WTS Aja Tidak Setuju BBM Naik ! 9 Mei 2008

Posted by antokoe in ekonomi.
Tags: ,
8 comments

Judul diatas aku kutip dari headline koran harian Pos Kota ( 09/05/2008 ).

Dasyat. Efek dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM), bukan sekarang saja tapi sudah berlangsung sejak dahulu. Efek berantai yang ditimbulkan bisa membuat berantakan anggaran belanja negara. Sepenting itukah BBM. ?.

Ternyata sekarang ini kita sudah sangat tergantung sekali dengan yang namanya energi. Energi dihasilkan oleh proses pembakaran. Pembakaran tergantung dari tersedianya BBM. Kalau menilik keadaan ini sebenarnya bukan karena Indonesia masih dilingkupi awan gelap korupsi dan kebobrokan pemimpinnya, tapi efek dari krisis energi dunia. Negara adidaya sekelas Amerika tidak luput dari krisis ini. Pertumbuhan ekonomi cenderung menurun. Tapi dibelahan bumi lain para penghasil petrodollar mungkin menikmati dari krisis energi ini.

Akan lebih menyakitkan efek ini dirasakan oleh rakyat Indonesia, yang kata para pakar bukan hanya krisis energi saja tapi sudah multikrisis. Pemerintah seperti sangat hati-hati dalam mengambil kebijakan menaikkan harga BBM. Keadaan sebelum kenaikan BBM saja sudah sangat sulit dirasakan rakyat Indonesia. Yang merasakan langsung adalah rakyat dengan tingkat pendapatan menengah ke bawah, sedangkan rakyat yang berpendapatan menengah atas tidak begitu merasakan efek dari kenaikan BBM.

Pemerintah sudah mengumumkan akan ada kenaikan BBM, dengan besaran kenaikan 30% tapi waktunya belum dipastikan. Hal ini disambut meriah dengan demo mahasiswa tapi belum dalam skala yang besar. Jelas saja sebagian mahasiswa sedang ujian tengah semester (UTS).

Efek dari kenaikan BBM, akan dirasakan oleh semua sektor ekonomi, semua akan ‘menyesuaikan’ harga atau malah ganti harga. Harga naik, daya beli rakyat turun dan pendapatan tetap. Tukang gorengan sudah menjerit dengan kenaikan harga minyak goreng dan langkanya minyak tanah. Produsen roti sudah berteriak dengan naiknya harga gandum. Dan mungkin WTS juga akan menurun pendapatannya, karena para hidung belang tidak mau membayar lebih dan si WTS harus memenuhi kebutuhannya dengan penyesuaian harga baru. Paling parah rakyat sebelum susah makan maka sekarang susah sekali.

Ah.. pusing, puyeng, gajiku naik nggak ya, kalau BBM naik ?.

Aku Menemukan Kecurangan UN SMP ! 6 Mei 2008

Posted by antokoe in pendidikan.
Tags: , ,
17 comments

Dua hari sudah aku kembali jadi Tim Pemantau Independen (TPI) Ujian Nasional (UN) SMP. Untuk tahun ini aku mendapatkan pengalaman yang sebenarnya klise untuk urusan ujian-ujian. Kecurangan, ya… kecurangan. Kebetulan aku memantau SMP swasta yang bukan termasuk sekolah ‘unggulan’. Modusnya klasik dan kasar.

Ujian dimulai, panitia sekolah mencari sisa soal (cadangan) yang ada dan dibawa ke ruang khusus selalu tertutup (sebenernya karena ber-AC, pas…kan) untuk dikerjakan oleh guru bidang studi yang bersangkutan. Aku ‘digiring’ oleh panitia lain untuk bergabung dengan kepala sekolah, polisi, reserse di ruang kepala sekolah, yang tentunya jauh dari ruang ujian dan mulailah ngobrol ngalor-ngidul. Aku sebenarnya sudah punya feeling dengan hal ini. Selang 30 menit panitia lain sudah mulai beroperasi menyebarkan sebagian jawaban ke kelas, tentunya dengan modus mengedarkan absen pengawas kelas dan juga lewat penjaga sekolah yang nongkrong dekat toilet. Seperti ada komando, mulailah peserta ujian satu persatu bergantian ke toilet tentunya dengan alasan buang kecil dan disitulah distribusi jawaban. Sesampai dikelas peserta ujian mulai menyebarkan jawaban ke teman-temannya, tentunya pengawas ruangan sudah di-klik oleh panitia sekolah untuk tidak terlalu memperhatikan perilaku peserta ujian, dan mulailah muncul maling-maling karbitan korban proyek UN.

Pihak sekolah (baca:swasta) tentunya hal ini menjadi sebuah langkah terakhir dan beresiko demi anak didiknya lulus dan menyelamatkan muka sekolah didepan orang tua siswa yang secara tidak langsung berpengaruh pada kredibilitas sekolah dimata masyarakat. Ironis memang.

Jujur sebagai pribadi, aku merasa harus berdiri pada sisi yang berbeda. Satu sisi sebagai orang yang tidak setuju dengan UN, disisi lain aku adalah pemantau. Berat. Tapi mudah-mudahan keputusan yang aku ambil yang terbaik. Pasti ada yang tanya, kenapa mau jadi pemantau, kalau tidak setuju UN ?.

UN sebuah hantu tidak bisa ditolak kehadiran dalam sistem pendidikan kita sekarang ini. UN sebuah teror yang dirasakan siswa, sekolah dan tentunya orang tua. Pelaksanaan UN yang nanti akan diklaim oleh pemerintah bahwa UN tahun ini tingkat kelulusannya 99%, wuiih… Sebuah angka SEMU.

Baca juga posting UN sebelumnya disini.

Munajah Cinta Sebangun dengan Ayat-Ayat Cinta ? 6 Mei 2008

Posted by antokoe in hiburan, sinetron.
Tags:
10 comments

Aku jadi yakin bahwa LATAH itu hanya ada dan berlaku di Indonesia. Konteks yang aku maksud adalah diMunajah Cinta dunia hiburan. Beberapa bulan lalu (tahun lalu), bioskop bergantian diteror dengan film horor, dan sekarang seperti hantu-hantu sudah mulai putus asa menakut-nakuti penonton, karena sudah tidak takut lagi karena sudah terbiasa.

Pada awal tahun ini, selera pononton mulai berubah. Film komedi mulai mengganti jadwal film horor, diawali dengan komedi satir, seperti Naga Bonar jadi 2, Get Marriage. Muncul varian dari film komedi dengan bumbu seks seperti Quicky Express, Kawin Kontrak, XL dll.

Genre komedi dilibas habis oleh Ayat-Ayat Cinta (AAC). Film ini menjadi terlaris sepanjang masa untuk Indonesia dan aku yakin tidak gampang untuk mengalahkannya dalam waktu dekat. Ibarat dagang, melihat dagangan toko sebelah laris manis, maka toko lain mencoba menjual barang yang sama walau sedikit gambling, kata cukongnya ‘momentum lagi bagus’ maka jangan disia-siakan.

Ternyata efek AAC tidak berhenti pada ranah bioskop tapi juga ranah televisi (TV). Secara mengejutkan muncul sinetron berlabel religi “Munajah Cinta“. Lagi-lagi memanfaatkan momentum kesuksesan AAC. Sinetron ini sengaja ditampilkan pada jam tayang utama (primetime), dan menggeser sinetron panjang (dipanjangin) dengan konsep tambal sulam “Cahaya” yang memang sudah tidak bercahaya lagi. Sebagai penonton TV aku setidaknya berharap dengan sinetron berlabel religi ini. Dilihat dari promo di TV, aku sudah mulai menerka seperti apa sinetron ini, dan benar ternyata sinetron ini sebangun dengan AAC tapi tidak sama. Dan mungkin sengaja pula para cast-nya juga dari AAC, kecuali tokoh laki-laki. Kita segera akan membayangkan tokoh Khumairah dengan Aisyah (AAC), yang sama-sama dimainkan oleh Rianti. Karakter dan akting Rianti juga sama, begitu juga dengan tokoh Maemunah yang dimainkan Adiya Mecca, walau tidak persis dengan tokoh Noura (AAC). Tokoh laki-laki juga sebangun, cuma Attar (Baim Wong - Munajah Cinta) terkesan sangat jaim sedangkan Fahri (AAC), diceritakan lebih manusiawi (walau berbeda tidak seperti di bukunya). Segi cerita juga sebangun, cinta segitiga.

Munajah Cinta, satu dari sinetron yang berada diluar mainstrem sinetron yang ada pada jam yang sama. Bukan dari sisi cerita tapi juga keseriusan penggarapannya, aku takjub dengan ilustrasi musiknya, ternyata secara khusus ditangani oleh Andi Rianto. Aku jadi teringat nuansa score musik pada film Arisan, Arisan the Series, Mengejar Matahari saat menyaksikan sinetron ini. Tapi menurutku masih sangat premature, menilai Munajah Cinta sebagai sinetron ‘bermutu’. Menurut rumusku, sinetron akan bagus diepisode 1 s.d 10. Setelah itu rating akan menjadi hakim apakah sinetron ini lanjut atau selesai.

Bila, sinetron ini sukses maka production house (PH) lain akan berlomba-lomba membuat sinetron sejenis. Latah. Tapi apakah Munajah Cinta Sebangun dengan Ayat-Ayat Cinta ?. Perlu riset mendalam, tapi kalau hampir sebangun, mungkin benar. Ayo pak Manoj (MD), Ram (MPV), Gope (Rapi), Shankar (Indika) ikutan dong bikin sinetron yang sejenis biar rame dan biar cepat ganti genre baru.

Kenapa Dengan Temanku Ini ? 4 Mei 2008

Posted by antokoe in sosial.
Tags:
11 comments

Belum-belum sudah dihadapkan dengan sebuah pertanyaan yang sampai sekarang aku sendiri gak yakin dengan jawabannya. So complicated. Ini semua nyangkut dengan temanku, sebut aja si Dobleh. Memang ada apa dengan si Dobleh ?.

Ya.., aku punya teman unik. Jarang mandi, hidupnya seakan tanpa beban (tapi aku yakin banget kalau temanku memanggul beban yang berat), bebas, pekerjaannya termasuk kasar, tapi dia bukan orang bodoh tapi sangat cerdas dan berasal dari keluarga yang punyai tradisi menjadi orang berhasil. Ini adalah coretan si Dobleh, mungkin beban itu …

Aku merengkuh tangan asaku yang dingin dan mengecup hariku agar rasa itu cepat pergi mendekat diujung penyiksaan batinku. Tapi tetap saja jiwaku terus bertanya-tanya, yang terkadang diselingi gelak tawa kemenangannya atas suguhan yang terpampang di layar-hitam perjalanan batinku.

Semula aku gak nyangka, secara tampilan fisik menyiratkan bahwa seperti orang kebanyakan. Tapi setelah aku ngobrol selalu nyambung, dari mulai politik, sosial, film, dunia hiburan, sampai kesusasteraan. Dan memang sudah kelihatan dari coretannya kalau temanku ini bukan orang bodo tapi orang yang ngerti sastra.

Aku jadi makin penasaran, dengan berbagai cara aku terus menggali keunikan temanku, suatu saat aku ngomong ke temenku “Coba Bleh lu bikin tulisan, apa aja yang mau lu tulis !”.

“Oke !”. Mulailah dia coret-coret, di kertas-kertas bekas, terus dia sodorin tulisan ke aku.

“Gimana, bisa baca gak ?”.

Jujur tulisan jelek banget, tapi aku masih bisa baca dan …. WOW….

Love Story of My Friend,

Dia pernah nulis tentang definisi cinta dan sayang, nih coretannya …

cinta adalah bagian dari keindahan kelopak bunga hati kita, yang merekah dan menyebarkan wangi berjuta-juta rasa !

sayang adalah sebentuk rasa yang menyentuh jiwa yang suci, dan juga bisa mendatangkan badai dunia lain dimana jiwa memiliki nasib baik dan buruk yang disaring keluar sebelum persoalan itu tiba

WOW.. lagi.

Pernah, siang itu Dobleh datang menghampiriku, air mukanya menyiratkan bahwa ada masalah.

“Ada apa bleh ?”

“Sialan, gue dibohongi, katanya mau kerja ke luar kota, sudah gue ongkosin, malah gak jadi”. Gerutu si Dobleh dengan nada kesal. Ini bukan kali pertama temanku dibohongi pasangannya.

“Lu sih bego, udah tau orangnya begitu tapi masih aja lu ladeni”. Temanku yang lain menimpalinya.

“Dia itu cuma mau banda lu aja ?”

Si Dobleh diam. Dengan lirih dia ngomong, “Tapi gue sayang banget ama dia”.

“Tapi kalau dia nyakiti lu terus, coba lu pikir dengan logika, apa yang udah lu dapet dari dia”.

Si Dobleh diam lagi. “Iya sih…., tapi…”.

Besoknya Dobleh cerita, kalau dapat SMS dari pasangannya, dan penuh dengan nada maki-maki. Besoknya lagi SMS lagi kalau pulsanya sudah habis, minta dikirim pulsa. Si Dobleh beliin pulsa juga walau kemarin sudah dimaki-maki. Setelah pulsa dikirim, temanku telepon pasangannya, dijawab dengan maki-maki lagi. Si Dobleh nangis, aku kasihan juga. Puluhan peringatan dan nasehat sudah aku sampaikan ke Dobleh, tapi semua mental. Begitu kuatnya rasa cintanya.

Orang pinter+cerdas, ternyata di hadapan cinta, hilang akal sehatnya. C-I-N-T-A adalah 5 huruf yang dapat buat orang semangat menjalani hidup atau hilang akal sehatnya.

Akhirnya aku nanya sama Dobleh, “Ada apa sih dengan lu Bleh ?”. Disini misteri itu masih gelap.

Kalau mau baca coretan temanku boleh kunjungi blognya disini. Blog ini adalah salah satu bentuk usahaku untuk menampung coretannya.

Indonesian Idol, Antara Kualitas dan Modal SMS 3 Mei 2008

Posted by antokoe in hiburan.
Tags:
10 comments

Jujur aja nih, dari sekian banyak tontonan ajang pencarian bakat di TV kita, aku anggap Indonesian Idol (II) termasuk paling premium. Gak kacangan dan bertele-tele. Dimusim ke-5 ini kualitas kontestan boleh dikata diatas rata-rata dan berkarakter. Tapi II masih mengandalkan vote dari SMS dan telepon untuk menentukan pemenang. Nah….disini pertarungan antara kebintangan kontestan dan kontestan yang didukung pemodal kuat (baca:orang tuanya kaya) dimulai.

Seperti pada babak workshop I dan workshop II (2/5/0 8) khusus kontestan cewek, sangat terasa pertarungan perolehan dukung dari Voter kerasa banget, dan bisa ditebak, kontestan suara pas-pasan tapi modal untuk SMS kuatlah yang menang. Coba cek, kontestan sekualitas Yuka yang sudah punya jam terbang nyanyi saja kalah dengan kontestan Gisela yang dicela habis-habisan oleh juri dan sepertinya orang tuanya bermodal kuat untuk SMS. Juga Ibeth, kalah sama Safira yang dicela habis-habis oleh juri. Jujur aku jadi mulai ragu dan pasti juri juga pasti kecewa dengan hasil babak workshop II (2/5/08).

Tapi dibalik itu semua, sebenarnya yang menjadi bintang yang sebenarnya adalah yang bisa menang tanpa dukungan dari orang tua/keluarga yang berduit tapi memang menang karena punya kualitas dan didukung oleh semua penonton. Tapi celaka juga kalo yang bagus tersingkir sebelum masuk 10 atau 12 besar.

Banyak sih yang mempengaruhi voter dalam menentukan siapa yang didukung. Kontestan dengan membawa modal tampang, untuk ukuran Indonesia masih menjual walaupun suara masih fals. Kepedihan dan kehidupan pribadi/keluarga kontestan juga sangat menjual untuk dibeli oleh voter sehingga mereka memilih.

Berbeda dengan ajang American Idol (AI), disana kontestan harus berjuang mati-matian kalo gak tersingkir karena latar belakang kontestan atau kontestan dengan modal kuat (baca:uang) tidak berpengaruh pada voter. Dan yang pasti voter disana lebih percaya pada komentar juri dalam menentukan pilihan. Memang latar belakang voter juga menjadi faktor dalam menentukan keputusan, misalnya tingkat pendidikan, sentimen suku, sentimen agama atau penilaian subyektif seperti mimik kontestan waktu nyanyi juga bisa jadi faktor tersebut.

Kecewa untuk kontestan cewek, aku masih berharap dengan kontestan cowok. Kualitas suara untuk cowok juga hampir merata dan punya karakter sendiri-sendiri. Aku berharap kontestan dengan karakter kuat seperti Aris, Ricko dan Aji masuk ke babak spektakuler. Aku cuma bisa berharap dan aku gak pernah kirim SMS atau telepon, karena aku penonton.

Dhani, Musisi Jenius, Attitude Minus 1 Mei 2008

Posted by antokoe in hiburan.
Tags:
add a comment

Kalau mendengar nama Ahmad Dhani (AD), ada dua hal yang melekat pada nama itu. Musisi jenius dan Arogansi. Kita mengakui AD musisi jenius, terbukti hampir semua penyanyi yang diproduseri menjadi dikenal orang, mulai dari Reza, Once, Ratu, Dewi-Dewi, Wulansari AKA Mulan Kwok AKA Mulan Jameela dan The Rock.

Arogansi, sangat melekat pada diri AD, lewat pernyataan, sikap dan perbuatan. Sebenarnya sudah basi mengomentari AD, tapi hampir semua pernyataan yang keluar, menjadi headline media gosip, dan AD sangat menyadari hal ini, dan sepertinya sangat menikmatinya. Cuek mungkin senjata AD.

Kisruh rumah tangga dengan istrinya Maia Estianty (ME), juga menjadi sebuah ajang tebar sensasi, dengan saling adu argumen lewat media, padahal kalau mau damai atau bersepakat, bisa ketemu langsung lebih baik, tapi mereka lebih menikmatinya lewat media. Sebenarnya, orang dikenal atau menjadi public figure bisa lewat dua jalan, berprestasi dan membuat sensasi. Tapi AD dan ME seperti kombinasi dari keduanya.

Seperti alasan kenapa AD berkonfrontasi dengan istrinya ME, AD beralasan ME susah diatur dan AD selalu membawa dalil Islam untuk memojokkan ME. Apakah AD termasuk orang (baca: artis) yang religius ?. Aku bilang “gak tau”, temenku bilang “masa sih…?”. AD seperti kejebak sendiri, dulu merestui istrinya nyanyi, dan jadilah penyanyi, meledak dan mengalahkan ketenarannya sendiri dan disitulah awal mulanya.

Yang paling mutakhir adalah somasi pengacara Elsa Syarif, tentang isi sms yang diterimanya dan buat ME sepertinya ada sebuah energi baru untuk melawan AD, dengan banyaknya pengacara yang ada dibelakangnya. AD dan ME sama saja, sama-sama senang dengan sensasi. Tapi kalau ditakar kadar simpati dari hasil sensasi krisuh AD dan ME, seperti ME lebih banyak mendapatkan simpati positif dibanding AD. Di sini posisi ME sebagai sosok teraniaya oleh suaminya.

aku bukan membela ME tapi secara pribadi aku ngefan AD sebagai seorang musisi, tapi sebagai sosok pribadi aku gak ngefan. ME juga seorang musisi hebat, pandai membuat hits, jargon dan trendsetter, tapi sebagai pribadi aku berharap ME instropeksi diri.

Kalau ditulis, disarikan dari media gosip, kelakuan AD panjang daftarnya, tapi itu semua merupakan bagian skenario dari sebuah sensasi. AD dan ME mungkin mulai berpikir siapa dirinya, dan kenapa harus begitu ?. Ah………..EGP (emang gue pikiran)

Heboh Geby, Heboh AXIS, Sengaja atau Betulan ? 29 April 2008

Posted by antokoe in internet, sosial.
Tags: ,
1 comment so far

Cukup menarik mencermati posting blog akhir-akhir ini. Semua berlomba membahas dari segala sisi sampai menjadi Top Posting. Semua berkembang secara berantai, tidak tau dimana bermula.

Pertama, heboh tentang seorang gadis yang bernama Geby atau siapalah dengan lagu kematiannya. Aku sendiri pernah denger lagu itu. Memang liriknya menyiratkan kepedihan gadis ditinggal sang pacar. Diluar faktor teknis rekaman lagu yang diiringi gitar bolong dan menjadi sebuah bahasan diskusi berkepanjangan tentang kapan lagu itu direkam. Semua berusaha menulis, mendiskusikan dengan argumen beragam dari yang rasional sampai irasional. Semua berawal dari cerita yang tidak pernah diklarifikasi kebenarannya, berkembang dari mulut satu ke mulut lain dan setiap mulut mengucapkan dengan tambahan bumbu sehingga menjadi bias kebenarannya. Berarti sama dengan atau sebangun dengan gosip dong ?.

Kedua, hadir operator GSM baru di Indonesia, AXIS. Heboh karena memakai angka tripel 6 dalam promosi tarif perkenalannya. Sangat cerdas. Kenapa, sang copywriter sangat mengerti makna simbolik dibalik angka itu. Sudah menjadi rahasia umum simbol tripel 6, adalah simbol setan. Skeptisme orang terhadap makna dibalik simbol inilah menjadi sebuah titik awal pergunjingan yang susah dicari ujung pangkal. Aku sendiri memaknai kehebohan ini walau sebatas antar bloger dan pecinta forum, sebagai

sengaja dihembuskan dari operator, bisa AXIS sendiri atau operator incumbent (lama). Penasaran, adalah tujuan dari kehebohan ini. Setelah penasaran mulailah mencoba (baca: membeli), dan gak terjadi apa-apa, berarti berhasil promosinya. Ketakutan, adalah tujuan lain untuk orang yang skeptis dengan makna simbol tripel 6, jadi gak jadi pindah operator. Terus mana yang memulai ini ?. Gak taulah, ini cuma pemikiranku aja.

atau mungkin pernah dapat sms, kira-kira bunyinya begini :

…sebarkan sms ini ke 10 nomor lain maka pulsa anda akan bertambah 100 ribu secara otomatis… (padahal aku pakai kartu pasca bayar lho, mana bisa nambah pulsanya. aya-aya wae…)

bayangkan, 1 nomor ke 10 nomor lain, 10 nomor penerima mengirim lagi ke 10 nomor lain, dan …., trafik sms padat, berarti uang masuk ke operator (lho malah skeptis sendiri).

Dua kehebohan tadi adalah contoh dari betapa kualitas informasi bisa menjadi bias karena sebuah pergunjingan yang kurang berdasar dan aku yakin kedepan akan muncul hal-hal seperti ini selama manusia masih tidak menggunakan kejernihan berpikir dalam menerima informasi.

Kecurangan UAN, Maunya Siswa atau Sekolah? 25 April 2008

Posted by antokoe in pendidikan.
Tags:
7 comments

Selesai sudah, aku menjadi Tim Pemantau Independen (TPI) Ujian Nasional 2008. Ini kali kedua aku jadi TPI. Capek sih nggak, tapi justru ngantuk. Lho kok bisa… Alhamdulillah, sekolah yang aku pantau mempersiapkan dengan baik hajatan nasional ini dan mengikuti aturan yang ada. Jadi 3 hari (22 s.d 24 April 200 8) kemarin aku lebih banyak ngantuk, nunggu ujian selesai. Jadi, sepertinya tidak ada kecurangan di sekolah yang aku pantau (mungkin aku gak nemuin kecurangan itu atau aku nggak tau kalo ada yang curang?).

Kalo aku baca dimedia, masih ada yang mencoba berbuat curang. Banyak modusnya, seperti di Gunung Kidul, Jogjakarta, menurut Kompas, kecurangan dengan mengirim jawaban melalui telepon selular. Di Sumatera Utara lebih vulgar lagi, kepala sekolah mengkomandoi guru-guru untuk mengganti jawaban siswa dengan alasan soalnya susah.

sebenernya disinilah permasalahan krusial dari UAN ini. ada perbedaan metode, cara, kemampuan sumber daya guru dalam menyampaikan pelajaran ke siswanya.
bagaimana mau mendapatkan lulusan yang baik kalo kemampuan guru tidak bertambah karena sibuk cari orderan diluaran karena gaji guru seperti sekarang ini?. kemauan untuk belajar kadang kalah dengan kemauan perut. sungguh ironis sekali.

Melakukan kecurangan atau tidak sebenernya menurutku, kemauan dari sekolah itu (baca kepala sekolah). Sebuah kecurangan dilakukan karena sekolah menginginkan, karena didasari beberapa faktor :

  • ketidaksiapan sekolah sebagai penyelenggara UAN, dalam mempersiapkan anak didiknya;
  • kemampuan dari anak didik sendiri. anak didik berasal dari beberapa latar belakang yang beragam. kalo anak didik itu berasal dari keluarga yang concern dengan pendidikan tentunya akan mendorong anaknya untuk mempersiapkan ujian ini. tapi sebaliknya kalo berasal dari keluarga, dimana keluarga ini harus berjuang banting tulang agar bisa makan, ujian ini bukan yang utama;
  • ketakutan pihak sekolah, kalo anak didiknya tidak lulus maka tercorenglah citra sekolah ini dimata orang tua siswa dan lingkungan sekolah;
  • dan mungkin masih banyak lagi faktornya;

Indikator sekolah melakukan kecurangan, menurutku selama menjadi TPI :

  • berusaha menghalang-halangi terutama TPI dalam melakukan tugasnya. kadang sengaja ditunjuk satu guru/karyawan sekolah untuk membuntuti TPI dan berusaha mengalihkan perhatian agar TPI tidak melakukan sidak ke ruangan.
  • dibuat tim khusus oleh sekolah untuk mengerjakan soal-soal diruangan tertentu dan mendistribusikannya melalui tempat-tempat yang sudah ditentukan seperti toilet, kantin, ruang uks dan lain-lain.
  • banyak peserta ujian keluar masuk toilet.
  • tidak langsung mengepak lembar jawab hasil UAN dan mengirimkan ke rayon dengan alasan yang dibuat-buat.
  • kerja sama dengan pengawas ruangan dengan diberikan imbalan tertentu agar tidak terlalu ketat dalam mengawasi ujian.
  • secara fisik dokumen soal cacat atau sudah terbuka.
  • dan banyak lagi modusnya.

yang lebih ekstrim adalah pihak sekolah berpatungan dengan sekolah lain membeli soal ujian melalui oknum dinas pendidikan, kemudian soal tersebut dikerjakan oleh guru-guru dan didistribusikan sebelum ujian dimulai. siswa disini diperintahkan untuk datang waktu subuh untuk menyalin jawaban yang ada. tentunya biar tidak mencolok jawaban tidak diberikan 100%, tapi sebatas mendapatkan nilai wajar/lulus. apa ini pernah kejadian?. pernah dan tidak tercium aparat, karena pada saat pelaksanaan ujian berjalan mulus tanpa cacat. kebetulan ini terjadi pada temanku waktu mengikuti UAN tahun lalu. dan sekolah tersebut lulus 100%. hebat.

Sebegitu besar beban UAN bagi siswa dan sekolah sehingga apapun dilakukan agar siswanya lulus. Apa salah satu bentuk kemajuan atau kemunduran sistem pendidikan kita?.